Memilih Cara dan Pendekatan yang Tepat - Intuitive Coaching Cards
ArchetypesJB

Memilih Cara dan Pendekatan yang Tepat

Oleh : Josef Bataona

Manusia yang sama, yang kita hadapi pada situasi yang berbeda, membutuhkan pendekatan yang berbeda. Suasana  hati yang bersangkutan kemarin dan hari ini tentu juga berbeda. Jadi saat bertemu seseorang, kita harus menyadari hal tersebut, termasuk di dalamnya, kalau kita ingin membahagiakan orang lain.

Telur yang sama seperti yang nampak pada gambar, boleh jadi merupakan makanan kesukaan. Tapi apa jadinya kalau setiap hari kita menyediakan telur mata sapi kesukaannya? Nikmatnya di hari-hari pertama akan beda dengan di hari-hari lebih lanjut.

Gambar ini juga memperlihatkan kreativitas untuk menjadikan telur kesukaan, disajikan dengan variasi yang berbeda dari waktu ke waktu. Ini akan sangat tergantung pada kemampuan yang dimiliki juru masaknya. Dia akan terus belajar menemukan berbagai variasi masakan menggunakan telur. Dia akan mempertimbangkan juga apakah telur ditampilkan sebagai yang menonjol dalam penyajian dan rasa, atau menjadi bahan yang secara bersama dengan bahan baku lainnya menampilkan makanan unik yang mempunyai nilai tinggi, baik berkaitan dengan cita rasa maupun berkaitan dengan pertambahan nilai ekonomisnya.

Kepiawaian juru masak bukan sekedar untuk mendemonstrasikan keahliannya dalam memasak. Kehadirannya tidak akan lepas dari siapa konsumennya, siapa yang dilayani. Ragam masakan yang disajikan pada akhirnya untuk memenuhi kepuasan konsumen, kalau perlu melampaui harapan konsumen dengan kejutan-kejutan baru di setiap momen.

Kehadiran kita setiap saat, dimanapun kita berada, karena ada panggilan hidup yang kita penuhi. Kita perlu membuka diri untuk belajar mencermati situasi, peka untuk mendengarkan suara mereka yang harus dilayani. Siapa mereka? Di organisasi, bisa saja anggota team, atasan, rekan kerja kita, atau pelanggan. Kitapun dipanggil untuk melayani di keluarga atau masyarakat. Semakin banyak ilmu dan pengetahuan yang kita peroleh, semakin besar kemungkinan kita akan memberikan kepuasan pada mereka yang kita layani, dengan kualitas dan bentuk pelayanan yang beragam sesuai kebutuhan mereka.

Saat menyimak gambar dengan ragam penyajian dengan bahan baku telur, saya bisa membayangkan ekspresi juru masak yang sangat antusias dalam melayani. Tapi saya juga akan turut bergembira ria membayangkan konsumen yang mendapat pelayanan prima tersebut.

Admin Integra

Author Admin Integra

More posts by Admin Integra

Leave a Reply